Cek Link UMKM Surakarta Terbaru

Link UMKM Surakarta – Bantuan yang diberikan pada tahun ini sekitar Rp. 1,2 juta, lebih kecil dari tahun-tahun sebelumnya, yang mana sekitar Rp. 2,4 juta.

Dinas kota Surakarta sendiri mengumumkan adanya pendaftaran BPUM BLT UMKM yang dibuka mulai tanggal 24 Mei 2021 s/d 16 Juni 2021, pukul 8 malam WIB paling akhir.

Link UMKM Surakarta bisa diakses melalui online dengan jam yang sudah ditentukan dan akan dishare di tulisan terakhir.

Cek Link UMKM Surakarta Terbaru Tahun 2021-2022

Dengan adanya BPUM di Indonesia, khususnya di kota Surakarta diharapkan bisa meringankan dampak Corona terhadap ekonomi para pelaku UMKM.

Dengan begitu, setidaknya pemerintah sudah memberikan perhatian nyata melalui bantuan tersebut, sehingga terjalin pemerintah dan masyarakat yang akur.

Sistem Pendaftaran UMKM Surakarta

Link UMKM Surakarta

Admin memberikan arahan agar dalam pengisian form diisi dengan benar dan diteliti lagi agar tidak salah dalam penginputan.

Berkas pendaftaran diserahkan ke Dinas Koperasi UKM kota Surakarta pada jam pelayanan Senin s/d Kamis 8 pagi-15.30 sore WIB, dan hari Jumat jam 7.30 pagi -11 siang WIB.

Untuk pengumpulan berkas di Dinas Koperasi UKM mulai tanggal 24 Mei 2021 sampai 18 Juni 2021 pukul 11 siang WIB.

Persyaratan umum yang perlu dipenuhi, diantaranya:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan memiliki e-KTP.
  • Pendaftar merupakan pelaku usaha mikro dengan aset di bawah 50 juta dan omzet di bawah 300 juta per tahun.
  • Tidak sedang menerima pinjaman dari bank manapun.
  • Bukan ASN/PNS, TNI/Polri, maupun pegawai BUMN/BUMD
  • Hasil penerimaan data menjadi hak dan kewenangan mutlak dari Dinas Koperasi UKM Kota Surakarta.

Baca Juga : Cek Mata Pelajaran SD Kelas 1 2020 Terbaru!

File yang Perlu Diupload

File yang perlu diupload dalam link pendaftaran UMKM Surakarta adalah:

  • KK
  • KTP
  • NIB
  • Surat Keterangan Usaha (SKU)
  • Foto diri sedang melakukan usaha

Cek penerima BPUM sekalian daftar sebagai pendaftar awal dengan mengisi e-form di link: eform.bri.co.id/bpum atau akses langsung banpresbpum.id untuk nasabah BNI.

Cukup input NIK dan masukkan kode yang telah tertera, maka akun sudah didaftarkan, tinggal tunggu saja tahap selanjutnya.

Adanya SKU bagi Pelaku UMKM Tertentu

Bagi pelaku usaha yang domisili usaha berada di luar domisili KTP, maka bisa melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Program ini diharapkan bisa memberikan bantuan modal di masa pandemi Covid 19 terkhusus bagi pelaku usaha menengah, apalagi kecil.

Alasannya agar usaha mereka tidak berhenti dan gulung tikar, sehingga terus berjalan dan diingat pendaftaran ini bisa direkomendasikan oleh dinas.

Siapa tahu, ada pelaku UMKM yang masih gagap teknologi dan bisa didaftarkan melalui kecamatan, kelurahan, desa, hingga RT setempat.

Tergantung kebijakan masing-masing per wilayah dan dalam pendaftaran tidak menerima kredit modal kerja dan investasi dari bank atau KUR.

Link Pendaftaran UMKM Surakarta

Berikut ini adalah link UMKM Surakarta 2021 , yaitu: bit.ly/BPUMSurakarta2021

Pelaku Usaha akan Dipilih

Pelaku usaha akan difilter datanya yang masuk, kemudian diusulkan oleh Lembaga terkait yang telah disahkan sebagai badan hukum Lembaga.

Dalam data yang sudah didapatkan, terdapat ribuan pelaku UMKM yang sudah mendapatkan bantuan terkait dengan hal ini.

Untuk yang diusulkan sendiri masih ratusan ribu pelaku, sehingga sabar bagi yang belum terdaftar, karena itu semua juga terkendala oleh teknologi maupun survei.

Pemkot terus Dorong UMKM Agar Berinovasi Lewat Jejaring Sosial

Pemkot mendorong UMKM di wilayah Surakarta untuk terus berinovasi dalam bisnis yang sudah digital ini.

Jejaring sosial dianggap strategis dalam melakukan usaha, khususnya jual beli, sehingga gerakan membeli produk lokal diarapkan menarik banyak peminat.

Produk bisa dipajang di rak toko atau pusat perbelanjaan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas, apalagi sampai manca negara.

Walaupun pandemi, dinas terkait mencoba memotivasi para pelaku UMKM agar tidak gulung tikar sehingga bisa terus berprodukai.

Jumlah penerima bantuan ini masih 20%-an dari jumlah total yang ada, dan masih ada pelaku UMKM yang belum bisa mengakses bantuan tersebut.

Baca Juga : Penentuan Tanggal UN SD 2020 yang Tidak Jadi Dilaksanakan

Kesimpulan

Jadi, bisa disimpulkan bahwa perlunya sosialiasi dan pendekatan yang lebih intens dengan pelaku usaha UMKM, agar semua kalangan bisa merasakan bantuan ini.

Perlu kehati-hatian juga dalam mewujudkan UMKM yang nyaman, damai, dan maju.

Langsung akses link UMKM Surakarta yuk!.

 

Tinggalkan komentar